Camat Polsel Kewalahan Tangani Maraknya Penambang Ilegal di Wilayahnya

TAKALAR,(inetnews.id)—Sejumlah Oknum Tidak bertanggungjawab melakukan aktivitas penambangan¬† galian C jenis Batu Gunung di kelurahan Bukukunyi-Bontokadatto kecamatan Polsel diduga tidak mengantongi izin operasional.

Selain tidak memilki izin operasional warga juga mengeluhkan sebab dekat dengan lokasi tambang tersebut.

Sebab yang digali adalah gunung dan sangat berpotensi longsor dan bisa rubuh dan menimpq pemukiman yang ada disekitarnya.

Musim kemarau sehingga debu makin banyak bisa menggangu kesehatan warga setempat,bukan hanya itu tidak lama lagi memsauki musim hujan,kalau dilakukan penambangan terus bisa berakibat fatal atau longsor.”ujar Warga Bulukunyi berinisial SL

Ada lima titik galian tambang saat ini sedang beroperasi,hanya dua lokasi  yang memilki izin operasional susahnya diduga kuat tidak berizin.

“Iya,lima titik tambang sedang beroperasi di kelurahan  Bulukunyi,hanya dua memiliki izin operasional dari Pemprov Sulsel”Ujar Hj Sungguh salah satu keluarga penambang .

Terpisah Camat Polongbangkeng Selatan (Polsel) Baharuddin, S.Sos, M.Si mengatakan tidak bisa berbuat banyak karena ada beberapa pengusaha yang melakukan penambangan.

Khususnya penambang batu gunung dan tanah diwilayah kecamatan Polsel,”namun tetap kami sarankan sebelum dilakukan aktivitas penambangan harus ada izin operasional.”ujar mantan Kabag pemerintahan di balik aplikasi WhatsAppnya Minggu (29/9/19).

Menurut Baharuddin, Mestinya Dinas terkait untuk mengambil tindakan tegas yakni Dinas PTSP atau tim terpadu Kabupaten Takalar

Sekedar di ketahui bahwa marakanya tambang tak berizin pihak Pemda dan kepolisian Resort Takalar turun langsung ke lokasi untuk menghentikan para aktivitas tambang.

Terlebih ada lokasi tidak mengantongi izin operasional dan tentunya ini pelanggaran dilakukan oleh para penambang.(*)

Leave a Reply