Jalan Beton Desa Tapong Runtuh Diduga Ulah Pengusaha Buka Lahan Ternak Ayam

Sul-sel(Inetnews), Hujan melanda terus menerus di kabupaten Enrekang, mulai menggerus jalan vital masyarakat desa Tapong (Maiwa).

Kejadian runtuhnya jalan desa Tapong yang menghubungkan ke kota kabupaten tersebut sepanjang 25 meter sempat terputus tak ada korban materi apalagi kecelakaan warga.

“sempat terputus karena jalan beton itu ambruk cukup dalam sehingga kendaraan roda dua dan empat tak bisa melewati, sekarang sudah pake jalan alternatif disampingnya .”ujar warga saharuddin (11/1).

Kata Saharuddin, dalam beberapa hari ini curah hujan seakan tak pernah berhenti dan terjadi gerusan pada bagian bawah bukit.

“bukit disampingnya itu pernah didoser untuk lahan peternakan ayam, mungkin dari situ permukaan sekitarnya terbuka dan bergerak, “akunya.

Informasi ambelasnya jalan beton yang belum lama dibangun tersebut pun langsung dikunjungi wabup Asma,SE dan ketua DPRD Enrekang Idris Sadik,kepala BPBD Abdullah S.,MM dan camat Maiwa Muh. Alwi.

Kepala BPBD Abdullah S, MM menerangkan, kejadian amblesnya jalan beton ini ada faktor penggerusan tanah. Penggerusan terjadi setelah lahan diposisi miring disampingnya dibuka lahan untuk areal kandang ayam.

“ada areal dibuka sehingga menghilangkan pepohonan dab tanah miring tersebut menjadi labil begitu hujan terus menerus menjadi tergerus dan landasan jalan beton bergeser akhirnya ambles”,ujar Abdullah S.

Selanjutnya wabup Asman SE yang tiba dilokasi masih dalam suasana hujan memeriksa bersama ketua DPRD Idris Sadik serta tim lainnya.

“untungnya sudah ada jalan alternatif tanah yang dibuat oleh warga desa bersama pemda dengan tanggap sehingga jalur ini tidak menghambat aktifitas masyarakat, “katanya.

Kata dia, peristiwa ini harus dipahami oleh kalangan masyarakat agar tidak melakukan pembukaan lahan sembarangan. Apalagi dalam bentuk usaha harus diperhatikan perizinan yang baik.

“semakin menggeliatnya usaha peternakan ayam diwilayah ini perlu diperhatikan akan kesesuaian lahannya bisa mengancam longsor apa tidak, jadi izin dampak kerusakan lingkungan dilengkapi,”tegas Wabup Asman, SE.

Kondisi ambruknya jalan beton belum tampak adanya police line aparat keamanan sehingga diwaktu gelap malam hari sabgat rawan pengendara lalulintas terjerumus celaka.

“ya seharusnya ada rambu rambu supaya warga yang lewat tahu, jalan amblas ini kalo suasana hujan atau malam hari kan tidak kelihatan jelas, “sesal Asman SE. (mas)

Leave a Reply