4.200 Orang Dan Ambulance Jenazah NA Lintasi Posko Covid-19 Mallaga.

Sul-sel (Inetnews), Pemerintah telah melakukan aksi nyata dengan mendata dan semprot desinfektan mensterilkan warga yang masuk perbatasan wilayah Enrekang.

Dalam pantauan awak media sekira jam 21.45 wita salah satu pos data perbatasan Enrekang-Pinrang (Mallaga) diwilayah kecamatan Cendana tampak padat pelintas.

Diterabngkan ketua posko yang juga Camat Cendana H.Abdullah,SPd.MPd, petugas sampai Selasa malam (31/3) warga pelintas masuk melewati pos covid-19 Mallaga di kecamatan Cendana sejumlah 4.200 orang.

Data tersebut akan terus bertambah mengingat anemo masyarakat antar daerah cukup tinggi juga semprot desinfektan ini dilaksanakan 1×24 jam dengan diberlakukan sesuai SOP.

“penerapan SOP guna pencegahan penyebaran virus Corona,”aku Camat Cendana H.Abdullah,MPd (31/3).

Lebih jauh H.Abdullah katakan, dalam operasinya posko Mallaga terlibat peran terpadu Staf kecamatan Cendana,puskesmas Kabere,BPBD, TNI/polri,Pol PP, dishub dengan sabar mengedukasi pelintas.

“Mobil disemprot dan penumpangnya diminta masuk bilik desinfektan secara ber gantian,”jelasnya.

Para petugas saat didata alamat dan asal kedarangan,tujuan tetap aktif dihimbau terkait aksi tugas pencegahan dari gugus tugas terpadu.

“pencegahan ini akan larangan aktifitas keramaian, perjalanan ke luar daerah yang tidak penting sewajarnya ditunda dulu,selalu cuci tangan,ucap Ashar.

Petugas yang berjaga dari Puskesmas Kabere Amiruddin dan zulkifli,Dishub Abd Rasyid, BPBD Ajizz frinkha, Dandim pratu Frisdi, pol PP Nasrul, staf kecamatan Ashar dan Radit, aparat polsek Cendana brigpol. AR Saputra SH.

Secara bersamaan masuk ambulance asal RS wahidin Makassar membawa jenazah tujuan dikebumikan diwilayah Pinrang.

Jenazah berinisial NA (6 th) alamat, Kampung Baru, Dusun Tadang Palie, Desa Basseang, Kecamatan Lembang, Pinrang (Berbatasan sebelah Barat Desa Tallu Bamba).

Didalam ambulance DD 7370 AC dengan peti jenazah para keluarga almarhumah memberi keterangan jika yang bersangkutan diagnosa penyakit : Leukemia.

“seluruh penumpang dalam ambulance disemprot desinfektan,”tutur H. Abdullah.

Selanjutnya terkait ambulance DD 7370 AC ada penjelasan pada posko Covid-19 Mallaga
untuk diberi perlakuan agar bisa dibantu demi kelancaran perjalanannya.

“Rencana jenazah Almarhumah di kebumikan di kediamannya sesuai alamat yakni di desa Basseang (kecamatan Lembang) ,”jelasnya.

Jubir Covid-19 pemkab Enrekang menambahkan, keberadaan mobil jenazah yang melintas di wilayah Enrekang, setelah ditangani posko Covid-19 Mallaga juga masuk di posko induk kota Enrekang menjalani penanganan yang sama dan sekedar melintas.

“benar ambulance membawa mayat NA dari RS Wahidin melintasi wilayah Enrekang menuju Basseang (Pinrang), karena dari jalur Enrekang bisa tembus roda empat ke perbatasan desa itu, kalo dari jalur pinrang belum bisa dilalui roda empat,”jelas Sutrisno, SE. SKM. MM.(mas)

Leave a Reply