Banjir Dadakan Genangi Ratusan Rumah Warga, Babinsa Berjibako Bantu Warga

Sul-sel (Inetnews), Hujan deras mengguyur wilayah Enrekang dimalam hari, tiba tiba pagi hari jam 06.00 Wita datang banjir dadakan melanda kelurahan Juppandang.

Kesigapan warga,tenaga BPBD dan Babinsa Kodim 1419 Sertu Hamka terjun dilapangan ditengah terjangan air terus meninggi. Tampak pula anggota dewan Ali Suryaji Kartono turut memantau.

Diterangkan warga setempat Azis, genangan banjir sempat menggenangi puluhan rumah setinggi 50 Cm bahkan dilingkungan Melati ketinggian genangan air 1,5 meter.

“air sampai setinggi 1,5 meter, karena wilayah galung melati dalam seperti penampungan air, “aku warga Azis (papak Tutik) 22/5.

Di lokasi aliran air dari luapan sungai Saddang masuk ke jalan pangeran hidayat dan mengalir ke jalan AR Hakim. Daerah di kelurahan juppandang inipun rajin didatangi luapan air Sungai Saddang setiap kali mengalami banjir.

Puluhan rumah terendam dan sempat disiagakan perahu karet BPBD dan sesekali melakukan evakuasi setelah warga agak panik.

“ternak mereka dikandang di bantaran sungai Saddang, jadi menyelamatkan sapinya kita antar berperahu, “ujar petugas BPBD.

Genangan air bercampur lumpur serta sampah,buah kelapa, kayu dari kebun masyarakat yang dilalui hanyut kedalam rumah warga. Tak ada korban jiwa, hanya kerugian materi berupa ternak dan tanaman pertanian hancur.

Sayangnya tak tampak aparat selain Babinsa berjibako dengan masyarakat saling membantu. “hanya pak babinsa yang keliatan ini,”celoteh warga Illang.

Sementara itu dalam rilisnya Kodim 1419 terkait kegiatan bantu warga menerangkan, Babinsa Koramil 1419-02/Enrekang melaksanakan Patroli.

“dalam patroli ada kejadian serta membantu warga Binaannya yang terdampak Bencana Banjir akibat luapan banjir Sungai Saddang,”jelas Dandim 1419 Lerkol Inf. Utyu Samsul Komar.

Dijelaskan, Hasil pantaun dua wilayah kecamatan terdampak banjir yaitu di kecamatan Enrekang, Kelurahan Juppandang, Desa Karueng dan Kecamatan Cendana, desa Pinang.

Sedangkan kerugian akibat banjir dilanda sekitar 150 unit rumah terendam, 11 ekor ternak sapi hanyut, Lahan perkebunan (jagung) sekitar 3,5 Hektare terendam, lahan tanamam padi sekitar 1,5 Hektare dan Kolam budi daya ikan 3 petak.

Juga Sertu Hamka telah melaporkan adanya beberapa ternak sapi milik warga hanyut terbawa arus serta persawahan dan perkebunan juga terendam banjir dan ketinggian air 50-150 cm,.
“Alhamdulillah saat ini banjir telah surut dan aktifitas kembali normal,”tutur Sertu Hamka.(mas)

Leave a Reply