Kuasa Pemilik Redis Minta DPRD Gowa Komitmen Perjuangkan Hak Masyarakat

Gowa, (inetnews.id)–Kuasa masyarakat pemilik tanah redistribusi yang dibanguni oleh PT Aroel Putra Mandiri di kelurahan Romang Polong kecamatan Somba Opu,merasa sangat dirugikan dan meminta perlindungan dan bantuan pihak terkait utamanya DPRD Gowa.Dimana rasasyumur telah mendapatkan rekomendasi penghentian pembangunan PT Aroel Putra Mandiri di lokasi tersebut. Demikian dikemukakan salah seorang kuasa Tanah Redistribusi, H Husain Raga kepada inetnews.id, Jumat 16/10/2020.

Menurutnya,para pemilik redis berharap DPRD Gowa untuk tetap mengawal aspirasi yang telah kami bawa ke DPRD ,sebab kemana lagi kami akan menyalurkan aspirasi kami kalau bukan ke DPR karna kalau anggota DPRD saja tidak didengarkan pihak terkait, selaku lembaga pengawasan apalagi kami selaku rakyat biasa. “kami hanya berharap persoalan ini dikawal seadil adilnya sampai ada putusan hukum kedepannya agar kami bisa menikmati hasil dari tanah kami, ” tegasnya.

Dimana lanjut Husain Raga, bahwa berdasarkan hasil RDP (Rapat Dengar Pendapat) yang digelar Komisi 1 dan III bertempat ruang rapat DPRD Kab. Gowa Selasa. 25/08/2020 yang lalu

RDP tersebut dibuka Wakil Ketua ll DPRD Kabupaten Gowa (Zulkifli. Alimuddin Tiro, ST)
bersama para Pimpinan dan Anggota Komisi I dan III DPRD Kabupaten Gowa serta dihadiri
SKPD Terkait, Dimana membahas mengenai Lahan yang diserobot oleh pihak Developer PT. Aroel Mandiri Persada,

Yang diketahui tanah tersebut merupakan Tanah Retribusi milik Pemerintah Daerah yang
untuk dimanfaatkan sebagai lahan Masyarakat yang sudah diberikan
Pertanian dan Perkebunan.

RDP DPRD Gowa dihadiri beberapa Kepala Dinas Perumahan, Pemukiman dan Pertanahan Kab. Gowa., Kepala Bagian Pemerintahan Setkab. Gowa, Kepala Badan Pertanahan Nasional Kab. Gowa, Camat Somba Opu, Lurah Romang Polong, Pihak Developer PT. Aroel Mandiri Persada dan Pihak Pelapor

Dalam hasil rapat tersebit setelah mendengarkan masukan dan tanggapan peserta Rapat maka Pimpinan dan
peserta Rapat berkesimpulan menyepakati dan memberikan rekomendasi kepada Pihak
Developer PT. Aroel Mandiri Persada untuk menghentikan kegiatan pembangunan dilokasi
tersebut selama dalam proses Hukum dan kepada Pihak Pemerintah Daerah untuk tidak
mengeluarkan lzin mendirikan Bangunan (MB) kepada Developer PT. Aroel Mandiri Persada.(*)

Leave a Reply