IKA Smansa 89 Makassar Bangun Masjid Ar-Rasyid

Makassar, inetnews.id— Keluarga Besar IKA Smansa 89 Makassar atau yang biasa disebut SOSBOFI bersambut banyak pihak, dimana Ikhtiar untuk pembangunan Masjid Ar-Rasyid .

Dinamakan Ar Rasyid karena,
sesuai wakaf tanah oleh keluarga Abdul Rasyid di Kelurahan Bakung, Biringkanaya, Makassar.

Adanya keinginan tersebut direspon positif oleh Ketua Umum Pengurus Pusat IKA Smansa Makassar, Andi Ina Kartika Sari yang juga ketua DPRD Sulawesi Selatan, datang langsung ke lokasi penyerahan wakaf dan ikut melakukan peletakan batu pertama pembangunan masjid bersama anggota SOSBOFI.

“Alhamdulillah selamat untuk warga Kelurahan Bakung, Insya Allah menjadi tempat yang memperkuat rasa persaudaraan. Insya Allah kakak-kakak 89, Smansa Makassar akan menepati janjinya, ibu-ibu, masyarakat, bisa menggunakannya di bulan Ramadan,” kata Andi Ina, kamis 19/11/2020.

Dalam sambutannya, Andi Ina memberikan apresiasi kepada keluarga Abdul Rasyid yang telah sedia mewakafkan tanahnya untuk pembangunan masjid hal yang disebutnya bisa jadi tak seberapa tapi rela diwakafkan untuk kebaikan.

“Inilah salah satu bukti, Insya Allah dengan niat tulus, dengan ikhlas, apapun itu Insya Allah pasti ada jalannya, kita yakin dan percaya, sebagus-bagus tempat di muka bumi ini adalah masjid sebagai rumah ibadah. Janji Allah SWT, barangsiapa yang membangun masjid akan dibangunkan istana,” ungkapnya.

Selain itu kata Ina, tetap yakin, karena hal itu perna dialami, tidak ada uang tapi dengan jalan Allah, ada saja orang yang memberikan sumbangan. Yang tadinya rencana setahun, bisa selesai 6 bulan.

Ditambahkan Sebagai ketua IKA SMA Makassar, menyampaikan terima kasih kasih kepada kakak-kakak Smansa angkatan 1989, dan Insya Allah akan menjadi contoh bagi angkatan lain, untuk berbuat hal seperti itu.

Acara tetsebut dihadiri tidak kurang 20 orang warga Kampung Cedde, alumni Smansa 89 yang hadir di antaranya Staf Ahli Hukum Pangdam Hasanuddin, Kolonel (Kav) Abdul Haris, Ketua IKA Smansa 89, Andi Nasrun Tahir, Andi P.M Yusmanto yang juga Kepala Balai Karantina Pertanian Makassar, pengusaha kargo ‘Raja Pindah’ H. Arief Rahman Pabettingi, Isnawati Osman akademisi Unhas, Aminullah Mattarima, hingga Ida Abbas.

Nampak pula Lurah Bakung, Muhammad Ardian, aparat Babinkantimbas, Babinsa hingga ketua RT Muhammad Adri.

Dari IKA PP Smansa hadir pula Sekum Muhammad Yusri, ketua bidang Seni Budaya dan Kerohanian dan beberapa pengurus pusat lainnya.

Keluarga Abd Rasyid

Hajjah Nurhasiah, 66 tahun, istri almarhum Abdu Rasyid bercerita bahwa penyerahan tanah wakaf yang terletak di seberang SMP 16 Makassar ini merupakan pertimbangan matang dan hasil keputusan bersama anggota keluarganya.

“Tanah ini adalah pemberian orang tua kami. Tanah ini dibeli setelah mendapat biaya ganti rugi pada perluasan bandara beberapa tahun waktu lalu,” katanya.

Suaminya, Abd Rasyid adalah mantan Lurah Manggala, Makassar. Pada saat penyerahan wakaf seluas 403 m3 ini hadir pula putri Hajjah Nurhasiah.

Sementara itu, Lurah Bakung, Muhammad Ardian, menyambut baik inisiatif IKA Smansa 89 Makassar ini dan berharap semoga ini dapat menjadi wadah warga untuk memperkuat silaturahmi dan meningkatkan kadar keagamaan.

“Terima kasih kepada keluarga besar IKA Smansa 89 Makassar,” katanya. Muhammad Adri, Ketua RT 003/RW 005 Kampung Cedde mengaku siap membantu selama proses pengerjaan masjid ini. “Kami berterima kasih kepada Smansa Makassar,” katanya.

Menurut Adri, awalnya, kawasan ini hanya ada 4 rumah pada tahun 1989. “Lama-lama bertambah, rumah-rumah itu adalah rumah Daeng Kaseng, Daeng Tutu, Daeng Sarrang dan Daeng Naba,” pungkasnya.(*)

Leave a Reply