Kemitraan Media Online Masih Jadi Wacana

Inetnews, Membangun MoU,kerjasama atau kemitraan antara media dengan lembaga pemerintahan khususnya di Kejari Enrekang sejauh ini berjalan secara baik.

Tak lepas itupula media sdbagai pilar keempat masih sangat membutuhkan dukungan kemitraan yang lebih realistis disamping idialis jurnalistik seperti dukungan dalam meringankan beban operasional.

Nah tak jarang dalam membangun kemitraan tersebut masih menjadi multi tafsir dikalangan lembaga pemerintahan sebagaimana di daerah Enrekang.

Hal sepele diantaranya pengajuan DPC AJOI Enrekang penawaran resmi menjalin kerjasama dengan Kejaksaan Negeri Enrekang difasilitasi Kasi Intel Andi Zainal Akhirin Amus,SH selaku kehumasan dipastikan belum diakomodir.

“terkait pengajuan kerjasama itu atau MoU itu dalam apa,” kata Kasi Intel Kejari Andi Zainal Akhirin Amus,SH (19/4) saat ditemui diruang kerjanya.

Terkait respon tersebut Kasi Intel Andi Zainall Akhirin Amus,SH secara gamblang menyampaikan untuk kapasitas dalam bentuk jasa publikasi tidak ada post anggaran media. serta tetap meluruskan menjaga netralitas dan independensi media.

“pada intinya kami mau bermitra dengan seluruh media secara objektif yang sifatnya tersirat bukan tersurat dgn maksud dan tujuan salah satunya adalah untuk ikut menjaga netralitas/independensi jurnalis,”jelasnya.

Kasi intel Andi Zainal A. Amus juga mengakui surat pengajuan DPC AJOI Enrekang telah disampaikan pada Kajari Emrekang Slamet Haryanto, SH.

“Saya adanya surat pengajuan itu sudah menyampaikan pada pak kajari dan beliau bilang bahwa kejaksaan tidak melakukan kerjasama media dengan salah satu lembaga media akan tetapi kejaksaam melakukan kerjasama dengan seluruh media se Indonesia, “ucapnya.

Bahwa dalam komunikasi santai bersama kasi intel Andi Zainal A. Amus SH keberadaan DPC AJOI Enrekang pernah diajukan surat permohonan dan penawaran kerjasama dalam publikasi kinerja Kejari Enrekang.

Sekedar informasi telah dilayangkan sebanyak dua kali Surat pertama kali diera Kajari Enrekang Yusuf Sumalong, SH yang di mutasi ke Kejari Semarang (Jateng) tertanggal 7 Oktober 2020.

Atas masukan positif dari kasi Ontel Kejari Andi Zainal agar mengajukan kembali pada Kajari Enrekang yang baru Slamet Hariyanto, tertanggal 15 Januari 2021 masing masing tembusan ketua DPD AJOI Sulsel.

Waka DPD AJOI Sul sel, Sain yang menerima khabar tersebut menegatakan, keberadaan media sebagai pilar keempat dalam pembangunan menjadi penyambung informasi antara lembaga pemerintah dengan masyarakat.

Maka dalam peran itu media patut berinisiatif membangun kemitraan bersama lembaga pemerintah sebagai jasa jurnalis yang harus dihargai bersama.

“ini sudah ditekankan presiden RI Joko Widodo pada
peringatan Hari Pers Nasional tahun 2021 bahwa Pers sebagai akselerator perubahan dalam publikasi jurnalistik utamanya media online,”aku Sain via selulernya.

Keterangan foto Kasi Intel Kejari Enrekang Andi Zainal A. Amus, SH selaku pemateri bagi kades se Enrekang (virtual) Meningkatkan pengawasan ditengah kemajuan teknologi
Menuju desa yang bersaing.(mas)

Leave a Reply