Bhabinkamtibmas Dilatih Tracer Covid-19

Inetnews, Polres Enrekang gelar Bimtek Tracer dan Sosialisasi pemeriksaan, pelacakan, karantina dan isolasi bagi pencegahan dan pengendalian covid 19 oleh bhabinkamtibmas.

Pelatihan tracing ditujukan agar personil mampu mendeteksi dini dan sosialisasi pencegahan Covid-19.

Kapolres AKBP Dr. Andi Sinjaya, SH, S.Ik, MH memberi arahan sekaligus membuka resmi didampingi Kadiskes Sutrisno, SE, S.Km,MM.

Dikatakan, pelatihan ini untuk membantu tenaga kesehatan di masing-masing Desa guna melacak pasien yang terpapar Covid-19.

“Rekan-rekan bhabinkamtibmas adalah orang pilihan, terbaik saat ini, saya bisa katakan populer ,ini kita menjalani misi kemanusiaan membatu saudara kita tenaga kesehatan itu bernilai ibadah.” katanya. (8/6).

Kata AKBP Andi Sinjaya, tugas mulia demi masyarakat serta TNI-Polri dan tenaga kesehatan.
Segingga bimtek akan memberi pelatihan kalau ada yang kurang paham agar ditanyakan SOP penanganan.

Dalam menambah wawasan sebagai tracer Covid-19 akan lebih menegakkan protokol kesehatan di masyarakat, tentunya rekan-rekan bhabinkamtibmas dibantu masyarakat, tokoh masyarakat dan empat pilar yang ada supaya pelaksanaannya berjalan lancar.

Lanjut Andi Sinjaya, “adanya tracer dideteksi, penderita covid-19 menurun dan bisa masuk zona hijau, jadi Bhabinkamtibmas juga mendeteksi dini di wilayah desa masing-masing,” pintanya.

“Kasus contoh apabila ada yang mempunyai gejala sakit harus tanggap dan jika ada reaktif maka peran bhabinkamtibmas akan mencatat data tentang pasien itu dan sudah kontak erat dengan siapa saja,”pintanya.

Hadir Kasat Binmas AKP Yulianus Te’dang,MH,KBO Agung, MH, Kabid PP Haris Amin, ST, Bhabinkamtibmas jajaran Polres Enrekang.

Kadis Kesehatan menjelaskan situasi dan kondisi Kabupaten Enrekang sudah menerapkan protokol sangat ketat seperti saat pelaksanaan Operasi Ketupat di posko penyekatan Covid -19 tidak tahu kapan berakhirnya tiba-tiba memuncak lagi pasca hari raya idul Fitri ini bukan hanya di Enrekang namun diseluruh Indonesia.

“Beberapa hal perlu diketahui dalam pelaksanaan tugas guna membantu petugas kesehatan oleh bhabinkamtibmas dan Babinsa/TNI sangat besar maknanya.

“membantu tenaga medis dalam tracing OTG serta mendapat data kontak tracking ini sangat membantu dari Polri/TNI agar melaksanaan tugas tracing diwilayah masing-masing semakin maksimal.”urai Sutrisno.

Data penyandang Covid-19 yang
terdata dari pasien puskesmas dan rumah sakit Hingga saat ini sebanyak 422 jiwa dan pasien meninggal dunia terkonfirmasi Covid sebanyak 24 orang. (mas)

Leave a Reply