PERBAKIN Takalar Komitmen Ukir Prestasi di PORDA XVII

Takalar,inetnews.id–Kepengurusan Perbakin Kabupaten Takalar masa bakti 2019-2023 yang resmi dibentuk pada tanggal 9 januari 2019 berdasarkan SK Pengprov Perbakin Sulsel no.21/SKEP/KU/PP-SS/I/2019 berkomitmen untuk memajukan olahraga menembak di Butta panrannuangku melalui beberapa kegiatan.

Komitmen ini dibuktikan dengan mengikuti kejuaraan menembak baik tingkat lokal maupun nasional, mengagendakan latihan menembak secara berkala bekerjasama dengan lapangan tembak yg ada di wilayah hukum Polres Takalar.

Untuk mendorong terbentuknya klub-klub menembak, pengadaan senjata dan amunisi, serta pengadaan lapangan tembak.

Hasilnya dalam kurun waktu dua tahun Polres Takalar bekerjasama dengan Perbakin Takalar telah memiliki lapangan tembak SANIKA SATYAWADA yg berlokasi di samping markas polsek Marbo.

Selain itu beberapa kejuaraan menembak telah diikuti oleh atlit Perbakin Kab.Takalar antara lain; walikota cup 2019, Dansat Brimob Sulsel Cup 2019. Salah satu prestasi membanggakan yg berhasil ditorehkan oleh atlit menembak Perbakin Takalar, Abdul Halik, SH yakni berhasil meraih juara I lomba menembak kelas Eksekutif Umum pada kejuaraan menembak Dansat Bromob Sulsel Cup 2019.

Untuk tahun 2020 nyaris tidak ada kegiatan akibat efek dari pandemi covid 19, meskipun demikian Perbakin Takalar sempat mengutus jury, atas nama Ibrahim yg juga menjabat sekretaris umum Perbakin Takalar pada kejuaraan nasional Tembak Target Online, Jateng Open 2020 tanggal 20-21 Juni 2020 dan 15-16 Agustus 2020. Untuk tahun ini, Perbakin Takalar akan mengikutkan atlitnya pada kejuaraan menembak Kapolda Cup IX dan Praporprov Cabor menembak yg berlangsung dari tanggal 17-27 juni 2021 di lapbak Hoegeng, SPN Batua Polda Sulsel. Kejuaraan menembak Praporprov merupakan ajang untuk menyeleksi atlit menembak daerah yg akan mengikuti Porda XVII tahun 2022. Rencananya Perbakin Takalar akan mengikuti beberapa kelas yakni, kelas eksekutif standar presisi 20m cal. 9mm, Center Fire Pistol 25m cal.38, tembak reaksi level 1 (9 stage), Berburu Three Position, Benchrest, dan Metal Silhouette.

Sayangnya berbagai capaian tersebut diatas tidak didukung dengan komitmen KONI Kabupaten Takalar yang katanya ingin memajukan olahraga di kabupaten Takalar. Menurut penelusuran awak media, sudah lebih dari lima tahun Perbakin Takalar tidak mendapatkan bantuan pembinaan dari KONI Takalar. Padahal sebagaimana diketahui olahraga menembak termasuk olahraga mahal karena peluru yg digunakan hanya satu kali pakai tidak seperti bola dan panahan. “Untuk kegiatan latihan saja peluru yang dibutuhkankan minimal 50dos dgn harga per dosnya 500rb, belum lagi untuk kebutuhan perlombaan. Demikian ungkap ketua bidang tembak reaksi Perbakin Takalar, Abd.Halik, SH. Sekretaris Perbakin Takalar yg dihubungi juga membenarkan kalau selama dua tahun ini Perbakin Takalar tidak pernah dilibatkan pada pembahasan anggaran KONI dan belum pernah menikmati uang pembinaan dari KONI meskipun sdh beberapa proposal kegiatan diajukan oleh Perbakin Takalar.
Jika tidak ada bantuan dana yg memadai dari KONI Kabupaten Takalar, besar kemungkinan atlit Perbakin Takalar absen pada kegiatan Kapolda Cup IX dan Praporprov XVII cabor menembak tahun ini.
Tentunya kita semua berharap KONI sebagai organisasi yg diamanahkan memajukan prestasi olahraga di butta Panrannuangku, dapat lebih transparan terkait penggunaan dana dari pemerintah daerah untuk pembinaan prestasi atlit tiap cabor.(*)

Leave a Reply