DPP APKAN RI Apresiasi Kapolri dan Kapolda Sulsel Lanjutkan Kasus RS Batua

Makassar,inetnews.id-— Dewan Pimpinan Pusat Aliansi Pemantau Kinerja Aparatur Negara Rupublik Indonesia (DPP APKAN RI) , sangat mengapresiasi pihak kepolisian yakni kapolri dan kapola sulsel dalam penanganan kasus korupsi di Rumah sakit Batua Makassar. Demikian dikemukakan ketua umum DPP APKAN RI, Dedi Setiady kepada inetnews. Id senin 2/8/2021.
Kasus RS Batua yang sempat menyita perhatian publik beberapa waktu lalu, sempat meredup sebab belum ada tersangka oleh pihak kepolisian. Namun setelah diadakan penyidikan lanjutan oleh polisi akhirnya diumumkan beberapa tersangka. “kita apresiasia atas kinerja pihak kepolisian atas diumumkannya tersangka karupsi RS Batua Makassar, ” tegasnya.
Sementara itu Penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulawesi Selatan telah menetapkan tersangka kasus dugaan korupsi RS Batua, Makassar.

Penetapan tersangka kasus itu setelah Tim penyidik merampungkan gelar perkara, Kamis (29/7/2021).

Hal itu diungkapkan Kasubdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Sulsel, Kompol Fadli saat dikonfirmasi tribun-timur.com, Sabtu (31/7/2021).

Namun demikian, Kompol Fadli belum bersedia membeberkan nama-nama dan peran para tersangka dengan alasan akan diungkap ke publik pada Senin pekan depan (1 Agustus).

“Sudah ada (tersangkanya), Senin kami rilis,” kata perwira berpangkat satu bunga melati itu.

Informasi yang diperoleh, ada belasan pelaku dalam proyek mangkrak itu yang ditetapkan tersangka. (*)

Leave a Reply