Lahan Terdampak Banjir Di Maiwa Dibantu 3,4 Ton Benih Padi Inbrida oleh DTPHP oEnrekang

INETnews, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) kabupaten Enrekang serahkan bantuan benih padi pada Gapoktan terdampak banjir dari 3 Desa di kecamatan Maiwa (Boiya,Salodua dan Patondonsalu).

Kabid Tanaman pangan DTPHP Enrekang Amri Rahman, SP menerangkan bahwa bantuan sebanyak 3,4 ton tersebut diterima secara simbolis oleh ketua Gapoktan yg didampingi oleh Camat maiwa, kades Boiya, Patondon Salu dan Salodua berupa benih padi berkualitas yang akan langsung didistribusikan pada Gapoktan di 3 desa yakni Boiya,Patondon salu dan Salodua sesuai proposal kelompok tani masing masing.

Kata Amri Rahman, proposal kelompok tani tersebut disampaikan kepada kementerian pertanian melalui Dinas Tanaman Pangan,Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Enrekang.

“Dengan jumlah bantuan benih padi pada 3 Gapoktan itu meliputi lahan sawah seluas 137 hektar,” terang Kabid Amri Rahman,SP (12/10).

Selanjutnya Kadis TPHP Addi,SP.MM menerangkan, bibit bantuan yang diberikan pada kelompok tani yang lahannya terdampak bencana banjir akan segera dimanfaatkan pada musim tanam akhir tahun 2021.

Hal tersebut dimaksudkan agar benih padi yang disalurkan segera disemaikan dan petani segera mengolah lahannya untuk berproduksi dan sudah bisa panen pada musim panen di awal tahun 2022.

“Kegagalan panen padi yang lalu segera teratasi dengan adanya bantuan pemerintah, sehingga produksi padi di daerah Enrekang dijamin stabil dan tidak mengalami kelangkaan pangan khususnya padi,” jelasnya.

Kadis Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Enrekang Addi,SP.MM juga mendorong kelompok tani agar selalu berkomunikasi dengan dinas teknis utamanya lahan pertanian yang masuk wilayah rawan banjir agar segara dapat ditindaklanjuti oleh dinas TPHP.

Bahkan tanaman pada lahan rawan bencana atau rawan gagal panen, termasuk rawan serangan hama tikus bisa diikutkan asuransi usaha tanaman padi (AUTP)

“Petani sudah bisa asuransikan tanaman padi dengan membayar sekitar 36 ribu saja per hektar per musim tanam” kata Kadis TPHP Addi,SP.MM.(mas)

Leave a Reply