Sudah Disomasi Masalah Utang, Kali Ini Rusman Emba Dipolisikan Masalah Covid 19

MUNA, ( inetnews.id) – Sebelumnya, Calon Bupati Petahana LM Rusman Emba, ST disomasi oleh salah seorang mantan gurunya terkait persoalan Hutang piutang, melalui kuasah Hukumnya, Sarifudin.

Rusman yang berpasangan dengan Bahrun La Buta di Pilkada Muna pada pemilihan 9 Desember 2020 mendatang itu, kembali menghadapi masalah hukum. Calon Bupati Petahana itu di Polisikan di Mapolda Sultra, Kamis (10/9/2020) juga oleh Sarifudin. Ini terkait mengumbar identitas pasien Covid 19 tanpa izin yang bersangkutan.

Menurut, Sarifudin selaku Kuasa Hukum LM Rajiun Tumada bahwa apa yang dilakukan oleh Calon Bupati Petahana RE , mengumbar status pasien Covid itu dianggap telah menyalahi aturan yang ada dan tidak segampang begitu saja semua harus berdasarkan aturan. Apalagi selama terjadi wabah covid 19, identitas pasien Covid 19 tidak pernah diumumkan.

” Inikan aneh, data identitas pasien itu seharusnya bukan dia yang umumkan. Apalagi secara blak blakan dia menyebarkannya karena rivalnya di Pilkada Muna. Dan dugaan kami , jika syahwat politik RE semakin nampak yang tidak bisa dipisahkan dengan adanya peristiwa ini,” tandasnya.

Kata Sarifudin, ada indikasi yang sangat kuat dilakukan oleh RE selaku petahana dalam memanfaatkan jabatannya sebagai ketua Gugus Covid Muna, untuk mempolitisir hal ini dalam cara menjatuhkan lawan politiknya dan inilah cara cara yang licik dan sangat picik.

Dengan persoalan itu, tambah Sarifudin bahwa ada beberapa acuan regulasi yang dilanggar oleh Calon Bupati petahana atas perbuatannya yang ancaman hukumannya 4 tahun penjara.

“UU ITE Pasal 26 dan 45 Jo. Pasal 32 UU 44 Tahun 2008 tentang Rumah Sakit Jo. Pasal 54 UU Keterbukaan Informasi Publik Jo. Pasal Permenkes 36 Tahun 2012. Ancamannya Penjara 4 tahun dan denda Rp. 750.000.000,”tutupnya. (Aland)

Leave a Reply