Ketua DPD PAN Muna Ichlas ; Dulu Dihebohkan Ijaza Palsu Bupati, Hari Ini Kita Dihebohkan Nama Palsu Bupati

Inetnews.id – MUNA, Public sudah mengetahui bahwa hari ini identitas ganda milik salah satu Cabup di Muna Provinsi Sulawesi Tenggara yang lolos dokumennya dalam rangka mengikuti Pilkada serentak, yakni LM Rusman Emba ST memiliki KTP yang diterbitkan oleh Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil (DisdukCapil) Muna tertanggal 23 Juli 2020 dengan terjadi perbedaan nama pada akta kelahiran dan Ijazah bernama LM Rusman Untung.

Terkait identitas ganda Cabup tersebut, Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Muna Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) , Ichlas Muhammad mengatakan bawa dulu masyarakat Muna dihebohkan dengan beredarnya informasi tentang ijazah palsu dan hari ini di Pilkada Muna masyarakat kembali lagi dikejutkan dengan kasus nama palsu deng memiliki KTP yang terbit sebelum adanya putusan Pengadilan.

Sang Orator yang tegas begitu dikenang Masyarakat sebagai pejuang tanah hak ulayat rakyat di Muna itu, kembali mengingatkan masyarakat yang pernah memiliki masa masa kehidupannya di antara tahun 2000 – 2010 itu. Bahwa pasti mereka masih ingat bagaimana hebohnya kasus ijazah palsu pada seorang Bupati di masa itu.

” Hari ini lagi lagi kita di Muna, dibuat heboh dengan kasus nama palsu. Masyarakat terkait identitas yang palsu-palsu itu, agar kita harus menjadikan catatan tersendiri buat masyarakat dalam menilai seorang pemimpin. Pertanyaanya apakah kita mau memilih orang yang sudah membohongi kita semua. Bagaimana mungkin dia bisa merealisasikan janji-janjinyanya kepada kita semua, sementara namanya saja palsu,” Ucap Ketua DPD PAN Muna .

Dengan kehebohan daerah Muna tentang identitas palsu itu yang sudah mencuat hingga kemedia media Nasional , Ilyas kembali mengingatkan masyarakat Muna bahwa di pilkada Muna ini terdapat dua calon kepala daerah yang akan bertarung dengan status sama-sama pernah menjabat sebagai Bupati. Artinya menurut dia, dua calon pemimpin tersebut sama-sama bisa ditakar komitmennya dalam menjawab persoalan rakyat. Namun lagi lagi kita tidak butuh Bupati yang hanya bisa berjanji saja.

” Kita tidak butuh Bupati yang hanya berjanji saja, tapi kita butuh Bupati yang tegas, disiplin, dan mampu merealisasikan janji-janji,” tutupnya. (Aland).

Leave a Reply