RAPI Bentuk 20 Ribu Relawan Antisipasi Kecurangan Petahana, Jubir ; Kami Sudah Kantongi 64.622 Suara

Inetnews.id – MUNA , Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang bakal digelar di tujuh daerah di Sulawesi Tenggara (Sultra) itu, kini tinggal menghitung hari. Dikabupaten Muna, hanya terdapat dua pasangan calon, yakni LM Rusman Emba – Bachrun dan LM Rajiun Tumada – H La Pili.

Jelang Pemungutan Suara 9 Desember 2020 nanti, Tim Pemenangan Paslon Rajiun – La Pili yang berakronim RAPI itu, saat ini semakin memantapkan strateginya. Tidak tanggung tanggung Paslon berakronim RAPI itu bakal melakukan pengukuhan Relawan Anti Kecurangan dan Money Politik sebanyak 20 ribu relawan, yang sudah disiapkan.

” Relawan telah kita siapkan, untuk dikukuhkan. Nantinya akan fokus bekerja menjaga dan mencegah terjadinya kecurangan, terutama pada politik uang. Cara cara politik yang itu (politik uang) nantinya yang akan merusak marwah demokrasi dalam Pilkada Muna. Jadi 20 ribu relawan itulah yang akan menjaga Marwah demokrasi kita dalam Pilkada nanti,” Ucap Wahidin Kusuma Putra (WKP) Juru Bicara RAPI pada wartawan Muna (19/11/2020).

Kata WKP, relawan yang sudah disiapkan itu, dibentuk khusus, dilati khusus dan di didik khusus untuk menjaga, mengawasi serta mencegah kecurangan kecurangan pilkada ini. ” Wilayah kerjanya berbasis TPS. Tiap TPS kita siapkan sekitar 50 hingga 100 orang dan ini diluar saksi dan satgas satgas kami,” Terangnya.

Menurutnya, di bentuknya relawan relawan ini karena adanya masukkan fikiran dari simpatisan, pendukung RAPI serta laporan dari tim – tim di desa dan kecamatan dari hasil investigasi di lapangan selama beberapa bulan belakangan ini.

“Temuan Tim di Lapangan, pihak lawan dalam hal ini Petahana sudah terdeteksi ada indikasi mereka bakal bermain curang dengan politik uang dan sudah melakukan pendataan kemasyarakat dengan di iming – imingi uang 500 Ribu untuk pendukungnya dan mereka siapkan 1 juta untuk pendukung RAPI yang mau beralih dukungan,” Ungkapnya.

Bukan hanya pada persoalan politik uang, lanjut WKP bahwa laporan para simpatisan, pendukung RAPI serta tim tim dilapangan telah melakukan korscek data base pemilih yang juga terindikasi terdapat pemilih siluman yang tersebar di semua TPS.

” Potensi kecurangan menjadi besar dengan adanya indikasi pemilih Siluman ini. Olehnya kami berharap semoga ini bukan trik – trik yang dimainkan KPU untuk memenangkan salah satu kubu. Tapi kami yakin dengan adanya relawan yang kami bentuk ini, bisa mencegah dan menggagalkan manuver kecurangan oleh pihak – pihak yang tidak menginginkan Paslon RAPI menang di Pilkada Muna,” Ungkapnya lagi.

Atas indikasi indikasi itu, Pihaknya berpesan kepada seluruh masyarakat simpatisan, pendukung Paslon RAPI yang berad di seluruh pelosok Kabupaten Muna, untuk selalu proaktif mengawal kemenangan RAPI di Pilkad Muna ini.
” Hasil pendataan Tim yang dilakukan dengan metode wawancara langsung door to door, Paslon RAPI saat ini sudah mengantongi dukungan 64.622 Suara. Ini hasil pendataan minggu kedua November. Berdasarkan data itu, sebanyak 13.176 orang belum menentukan pilihan, 9.236 orang berpotensi tidak memilih karena merantau di luar daerah dan sisanya menyatakan diri mendukung Petahana,” pungkasnya.

Lebih lanjut dikatakannya, Dengan waktu yang tersisa ini, kami yakin sangat sulit bagi petahana untuk mengejar apalagi membalikkan keadaan. Hanya dengan kecurangan lah yang bisa membuat paslon RAPI kalah.
” Hal ini lah, yang membuat kami membentuk 20 ribu relawan RAPI. Dengan strategi kami adalah solusi untuk menjaga suara kemenangan RAPI,” Tutupnya. (Aland).

Leave a Reply