Jokowi Perintah BUMN Tutup, DPP PSPM: Jika Keuangan Sekarat, tutup Saja!

Inetnews. Jakarta— Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menutup BUMN yang tidak efektif dan tidak mampu merespons kemajuan zaman dalam perkembangan bisnisnya.

Jokowi meminta tak ada lagi upaya proteksi atau pengamanan terhadap BUMN yang kondisi keuangannya terlihat sakit.

Pernyataan itu mendapat dukungan dari Ketua DPP Pemuda Solidaritas Merah Putih (PSMP), Menurut Anshar Ilo meski ada penegasan terhadap Perusahaan yang bernaung di BUMN yang sudah sekarat dari segi keuangan agar tidak lagi di support dengan suntikan dana dari Negara.

“Jika kondisi keuangannya sekarat, baiknya ditutup saja, artinya perusahaan tersebut tidak bisa lagi berkompetisi untuk mendunia dengan industri internasional,” ungkap Anshar, Selasa (19/10/21).

Lanjut Anshar, menurutnya PMN yang dipersiapkan untuk BUMN tersebut adalah APBN yang bersumber dari rakyat, sudah sepatutnya diperuntukkan untuk kepentingan kesejahteraan rakyat dan dapat membantu peningkatan ekonomi nasional.

“Daripada uang dari rakyat tersebut, tidak bisa dikelola dengan profesional untuk peningkatan ekonomi nasional, tidak berdampak untuk rakyat banyak, kami sangat setuju jika BUMN-BUMN yang kondisi kronis di tutup saja,” ujar Anshar.

Anshar mengingatkan, salah satu tujuan didirikannya BUMN adalah untuk menyelenggarakan kemanfaatan umum bagi masyarakat, sehingga perusahaan pelat merah yang mendapat suntikan PMN sebaiknya terus berbenah dan meningkatkan kinerja untuk masyarakat umum.

Mir

Leave a Reply