Nilai Tukar Nelayan Jatim Mengalami Penurunan



MAKASSAR, (inetnews.id) – Pada bulan April 2020, Nilai Tukar Neyan (NTN) Provinsi Jawa Timur (Jatim) mengalami penurunan.

“Nilai tukar nelayan Jatim, turun, “kata Kepala Badan Pusat Statistik Jawa Timur Dadang Hardiwan dalam jumpa pers melalui aplikasi Zoom, Senin (4/5) 2020.

Dia menambahkan data yang dimiliki BPS Jatim,  Nilai Tukar Nelayan (NTN) pada bulan Maret 2020, sebesar 96,16 poin, namun pada bulan April 2020, turun menjadi 94,26 poin atau mengalami penurunan sebesar 2,68 persen.

Penurunan tersebut disebabkan karena indeks harga yang dibayar nelayan naik sebesar 0,04 persen. Sedangkan indeks harga yang diterima nelayan turun sebesar 2,64 persen. 

Perkembangan NTN Bulan April 2020 terhadap Desember 2019 (tahun kalender) turun sebesar 3,82 persen. Adapun perkembangan NTN Bulan April 2020 terhadap Bulan April 2019 (year-on-year) turun sebesar 3,22 persen.

Dari enam provinsi di Pulau Jawa yang melakukan penghitungan NTN pada Bulan April 2020, satu provinsi mengalami kenaikan NTN dan lima provinsi mengalami penurunan NTN.

Kenaikan NTN hanya terjadi di Provinsi D.I. Yogyakarta sebesar 0,97 persen. Sedangkan provinsi yang mengalami penurunan NTN adalah, Provinsi DKI Jakarta sebesar 1,19 persen, Provinsi Banten 1,23 persen, Provinsi Jawa Barat 2,13 persen, Provinsi Jawa Tengah 2,32 persen, dan terakhir adalah Provinsi Jawa Timur dengan tingkat penurunan tertinggi yaitu sebesar 2,68 persen. (hm)

Leave a Reply