Bantuan PKH dan BPNT Segera Cair, Program BIP Menperkeraf RI Menyusul

Inetnews.id – JAKARTA. Ada tiga bantuan pemerintah siap disalurkan bulan Juli 2021 ini, yakni Program Keluarga Harapan (PKH),Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Bantuan Insentif Pemerintah (BIP).

Apalagi sudah masuk bulan Juli 2021 dan menjelang lebaran Idul Adha, bantuan pemerintah seperti bantuan sosial dan bantuan sembako siap dicairkan kembali.

Terkait kesiapan pemda Enrekang sejauh mana mengakses realisasi program tersebut diterangkan Sekda Enrekang Dr.H Baba,SE.MM (Sul sel), jika pemkab Enrekang secara reguler sangat siap akan pelaksanaan PKH dan program BPNT.

“pemda sangat siap menerima program bantuam sosial pusat,yakni penerima manfaat PKH, di Kabupaten Enrekang sebanyak 11.718 (posisi bulan mei 2021),”jelas Sekda Dr.H.Baba (3/7).

Dari program Keluarga Harapan (PKH) merupakan program bansos bersyarat kepada Keluarga Miskin (KM) yang ditetapkan sebagai keluarga penerima manfaat PKH.

Bansos PKH ini disalurkan pemerintah kepada masyarakat setiap tiga bulan sekali dalam empat tahap, yaitu Januari, April, Juli, dan Oktober 2021.

Lanjut Dr.Baba, Secara umum mekanisme bantuan berjalan dengan baik. Pertemuan bulanan antara pendamping PKH dan penerima manfaat juga rutin dilaksanakan setiap bulan. Hal sangat mendesak juga terkait data penerima di oleh pusat Kementerian sosial yang belum singkron dengan data daerah.

“Sedangkan kendala yang mencuat adalah konsolidasi data yang belum sinkron di sistem data kementerian sosial sehingga masih terdapat bantuan PKH yang belum singkron dengan BPNT,”jelasnya.

Selanjutnya untuk bantuan BPNT yang dilaksanakan secara reguler juga terlaksana dengan baik. Dari jumlah penerima bantuan berkisar di posisi plus minus 18.763 orang dengan mekanisme penyaluran tetap melaksanakan prinsip 6 T.

Kata Dr.H.Baba, penyaluran bantuan BPNT mengutamakan prinsip, Tepat administrasi,harga,kualitas,sasaran, jumlah dan waktu. Pengawasan secara intensif dilaksanakan oleh TIKOR dan pendamping bantuan (TKSK) mengenai kendala ada dari teknis dalam administrasi kependudukan.

Jadi Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), berbeda dengan bansos PKH, Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) diberikan pemerintah kepada masyarakat berupa kebutuhan pangan.

BPNT ini disalurkan sebulan sekali, melalui mekanisme akun elektronik hanya untuk membeli bahan pangan melalui E-warong bekerjasama bank. Setiap Kepala Keluarga (KK) akan menerima bantuan ini sebesar 200 ribu per bulan dan setahun bansos ini
diterima 2,4 juta.

“Untuk program BPNT kendala yang dihadapi adalah masih terdapat penerima manfaat yang belum memiliki data kependudukan yang padan dengan data Dukcapil,”papar Dr.H.Baba,SE.MM .

Lalu lainna program BIP Reguler dan BIP JPU dari kemenkeraf RI untuk BIP sektor Pariwisata dan ekonomi kreatif lagi konsolidasi dulu ke Dinas Pariwisata dan koperasi UMKM Nakertrans

“untuk program BIP ini, kita konsolidasi dulu dengan teknis terkait,”jelasnya .(mas)

Leave a Reply