Presiden Jokowi Kritisi Pemda Enrekang Terkait Kasus Kematian Covid-19 Tinggi

INETnews, Dimasa pandemi ini hidup berdampingan dengan belum meredanya virus Corona di sekeling kita sangat membatasi gerak masyarakat.

Tak hanya itu, psycologis masyarakat terganggu atas penyebaran virus yang tak tampak inipun telah berakibat berkontribusi terhadap tingginya data kasus kematian di kabupaten Enrekang.

“Salah satu daerah antaranya kabupaten Enrekang menunjukkan tingkat kematian yang tinggi dimasa pandemi ini, walau sebagian besar terjadi pada usia lanjut tapi agar berhati hati situasi tersebut tidak melaju pada kejadian kematian meluas,” kata Presiden RI Joko Widodo saat mengunjungi peresmian waduk di Wajo (Sulsel).

Preseden Jokowi mengakui kasus kematian yang terjadi dimasa pandemi tak lepas sejumlah faktor akan tetapi Pemda dan Kota melalui bupati dan Walikota memberi perhatian serius dalam selalu mewaspadai penyebaran virus Covid-19 di daerahnya.

Dari data kematian beberapa daerah seperti Enrekang,Pinrang dan kabupaten Wajo punya skor sekitar 5,6 kasus kematian dan hal itu telah melebihi batas toleransi dari WHO yang berada pada angka 5. “Jadi hati hati,”tegas Presiden RI (9/9) saat itu.

Arahan Presiden RI diikuti langsung PLT. Gubernur Sulsel Andi Sudirman S, Pangdam Wirabuana,Kapolda Sulsel, para Bupati/Walikota juga diikuti virtual para forkopimda di wilayahnya seperti forkopimda Enrekang Wabup Asman,SE, Ketua DPRD Muh.Idris Sadik dan Dandim 1429 Letkol.Inf.Utyu Samsul Komar,Kapolres diwakili Kabag ops.AKP Antonius Tutleta,SPd.

Dicegat media usai virtual bersama presiden Jokowi, Wabup Asman,SE berkomentar singkat pertumbuhan ekonomi Enrekang melambat karena dimasa pandemi ini terjadi pembatasan gerak masyarakat atau gerak usahanya.

Tapi riil pertumbuhan ekonomi Enrekang yang melambat masih bergerak positif artinya ada sektor lain yang bergerak dalam berkontribusi mendukung positif.”dibanding daerah lain, pertumbuhan ekonomi Enrekang masih bergerak positif,”kata Wabup Asman,SE.

Kemudian kader partai Nasdem ini menjelaskan kondisi saat ini tetap menjadi atensi Pemda dan partai Nasdem untuk bersama peduli. Ia pun sesuia garis partai telah dilegalisasikan Nasdem Peduli menghadapi masa pandemi.

” Insyaallah fasilitasi dari Nasdem untuk bagaimana membantu ratusan sarana alat pertanian mesin Cultivar segenap kecamatan dalam meningkatkan produksi sudah bermanfaat bagi petani, kembali akan dicoba mengkomunikasikan di Kementerian mudah mudahan bulan November 2021 kita akan penuhi beberaap bantuan bagi masyarakat Enrekang,”Ujar Asman.

Dan juga ini pesan Ketua DPD Nasdem pada seluruh kader bergerak Nasdem Peduli membantu masyarakat terdampak Covid-19, terbukti di kabupaten Enrekang saat ini ada 9 unit ambulance partai Nasdem difasilitasi Ketua DPD Nasdem Sulsel Rusdi Masse dan anggota fraksi Nasdem setiap saat armada itu membantu orang yang membutuhkan.

“Poin kedua Nasdem Peduli ini dan setiap saat selalu mempunyai waktu hadir ditengah masyarakat yang terkena dampak Covid-19 ini,”pintanya.

Bersama para Bupati/Walikota se Sulsel mendengarkan arahan Presiden Jokowi pada Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se Sulsel digelar di Hanggar Pangkalan TNI AU Sultan Hasanuddin.

Pengarahan Presiden tetkait penanganan Covid-19 sekaligus memperketat kembali prokes demi menekan penyebaran pandemi, terutama varian Delta merupakan varian baru Covid-19. Selain itu sebelumnya Presiden didampingi Ibu Negara Ny. Iriana, Panglima TNI, Kapolri, dan Plt. Gubernur Sul Sel menyaksikan vaksinasi siswa SMA 3 Sengkang serta meresmikan Bendungan Gilireng dan Bendungan Paselloreng di Wajo.(mas)

Leave a Reply